Serbaserbi

Kisah Laki-laki Selamat dari Neraka Berkat Kalimat Lailaha Illallah

Mari kita simak sejenak kisah berikut betapa hebatnya kalimat “Laa ilaaha illallaah” (tiada Tuhan selain Allah) hingga menghalangi seorang laki-laki dari siksa neraka. Kisah ini diceritakan oleh Syekh Muhammad bin Abu Bakar Ushfury dalam Kitab Al-Mawaizh Al-Usfuriyah.

Diceritakan, seorang laki-laki sedang melakukan ibadah wukuf di Arofah. Dalam kitab tersebut namanya tidak disebut kecuali dengan kata “Rijal” (رجل) yang bermakna laki-laki.

Di tangannya terdapat 7 (tujuh) buah batu. Laki-laki itu berkata: “Tujuh batu ini telah bersaksi atasku di sisi Allah bahwa aku bersaksi sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan Allah.” Beberapa waktu kemudian, saat ia tidur, ia bermimpi seolah-olah Hari Kiamat terjadi. Kemudian ia dihisab dan ditetapkan baginya neraka.

Para Malaikat menyeretnya hingga sampai pintu neraka. Ketika mereka hendak membawanya masuk ke neraka, tiba-tiba satu batu dari 7 batu itu jatuh di pintu neraka. Karena menghalangi, para Malaikat Adzab pun bersama-sama mengangkat batu itu, tetapi mereka tidak kuat. Kemudian mereka menyeret laki-laki itu ke pintu-pintu neraka lain. Tetapi masing-masing pintu neraka dihalang-halangi oleh 7 batu itu.

Kemudian laki-laki itu dibawa ke bawah ‘Arsy. Para Malaikat berkata: “Ya Allah! Engkau mengetahui masalah hamba-Mu ini. Kami tidak bisa membawanya ke neraka.” Allah Ta’ala berfirman: “Batu-batu itu telah memberikan kesaksian atas hamba-Ku dan tidak menyia-nyiakan haknya. Lantas, bagaimana bisa Aku menyia-nyiakan haknya sedangkan Aku menyaksikan kesaksiannya.”

Kemudian Allah memberi perintah kepada para Malaikat: “Masukkan ia ke dalam surga!” Sesuai dengan perintah Allah, ia pun dibawa ke surga oleh para Malaikat. Ketika ia sudah dekat dengan surga, tiba-tiba pintunya terkunci. Kemudian kesaksian tidak ada tuhan selain Allah datang dan membuat pintu-pintu surga terbuka. Kemudian ia pun masuk ke dalamnya.

Masya Allah, betapa dahsyatnya kalimat “La ilaaha illallah” sehingga menyebabkan laki-laki tersebut terhalang dari adzab neraka dan membawanya masuk ke dalam surga. Semoga kita termasuk orang-orang yang istiqomah mendawamkan kalimat Tauhid tersebut.

Kebaikan yang Paling Baik

Diriwayatkan dari Abu Dzar Al-Ghifari radhiyallahu ‘anhu bahwa ia berkata: “Aku berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam (SAW). “Wahai Rasulullah! Ajarilah aku suatu amal yang dapat mendekatkanku kepada surga dan menjauhkanku dari neraka.”

Rasulullah SAW menjawab: “Ketika kamu telah melakukan keburukan maka susullah dengan melakukan kebaikan!” Aku bertanya: ‘Apakah termasuk salah satu kebaikan-kebaikan adalah perkataan Laa ilaaha Illallaah (لا إله إلا الله)? Rasulullah menjawab: “Iya. Perkataan لا إله إلا الله termasuk salah satu kebaikan-kebaikan yang paling baik.”

(rhs)

 Rusman H Siregar

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Related Posts

Load More Posts Loading...No More Posts.