Keagamaan

Amalan Sunnah Dikerjakan Bulan Rajab | Bincang Syariah

BincangSyariah.Com– Dalam Islam, Rajab menjadi salah satu dari 4 bulan yang memiliki julukan “Al-Hurum”, yang dimuliakan yang tercantum dalam Al-Qur’an surat At-Taubah/ 9;36 selain Dzulqa’dah, Dzulhijjah dan Muharram. 

Seperti yang dijelaskan oleh Syekh Abdul Hamid bin Muhammad Ali bin Abdul Qadir dalam kitabnya “Kanzun An-Najah wa Al-Surur” hal 136, bulan Rajab memiliki banyak keutamaan di dalamnya, ibadah di dalamnya diganjar dengan pahala yang besar terlebih amalan puasa, membaca istighfar dan taubat dari dosa-dosa. Juga di malam pertama bulan ini dikatakan segala do’a dikabulkan.

Mengutip hadist yang dikeluarkan oleh As-Suyuthi dalam kitab Al-Jami’ Al-Kabir, Syekh Abdul Hamid dalam Kanzun An-Najah menyebutkan hadist berikut yang menunjukan salah satu keutamaan bulan Rajab:

قَالَ ص.م: ” خَمْسُ لَيَالٍ لَا تُرَدُّ فِيْهِنَّ الدَّعْوَةُ: أَوَّلُ لَيْلَةٍ مِنْ رَجَبَ, وَلَيْلَةُ النِّصْفِ مِنْ شَعْبَانَ وَلَيْلَةُ الْجُمُعَةِ وَلَيْلَةُ الْفِطْرِ وَلَيْلَةُ النَّحَرِ”

Nabi Muhammad Saw bersabda: “Lima malam yang tidak akan ditolak do’a di dalamnya: malam pertama dari Rajab, malam pertengahan bulan Sya’ban, malam Jum’at, malam hari raya Idul fitri dan malam hari raya Idul Adha

Ada juga hadist yang menyebutkan keutamaan bulan Rajab yang mengatakan bahwa bulan Rajab merupakan bulan Allah, bulan Sya’ban adalah bulan Nabi Muhammad, sedangkan bulan Ramadhan adalah bulan untuk umat Nabi. 

Para ulama berkata: “bulan Rajab merupakan bulan Istighfar, Sya’ban adalah bulan shalawat kepada Nabi Muhammad Saw, sedangkan Ramadhan ialah bulan Al-Qur’an”. Dan masih banyak lagi qaul yang menyebutkan keutamaan bulan Rajab lainnya.

Banyak amalan yang dapat dilakukan di dalam bulan Rajab selain yang disebutkan di awal. Diantara amalan sunnah dikerjakan bulan Rajab ialah sebagai berikut:

Pertama, membaca istighfar sebanyak 70 kali dalam bulan Rajab di pagi dan sore hari, dengan mengangkat tangan. Barang siapa yang melakukannya maka ia dikatakan akan selamat dari api neraka. Berikut lafadz istighfar yang dimaksud:

رَبِّ اغْفِرْ لِيْ وَارْحَمْنِي وَتُبْ عَلَيَّ

Wahai Tuhanku, Ampunilah aku, rahmatilah aku dan terimalah taubatku

Kedua, membaca do’a di malam pertama bulan Rajab. Diantara do’a yang dibaca Ali bin Abi Thalib pada malam pertama bulan Rajab ialah sebagai berikut:

اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَأَلِهِ مَصَابِيْحِ الْحِكْمَةِ, وَمَوَالِي النِّعْمَةِ, وَمَعَادِنِ الْعِصْمَةِ وَاعْصِمْنِي بِهِمْ مِنْ كُلِّ سُوْءٍ, وَلَا تَأْخُذْنِي عَلَى غِرَّةٍ, وَلَا عَلَى غَفْلَةٍ, وَلَا تَجْعَلْ عَوَاقِبَ أَمْرِيْ حَسْرَةً وَنَدَامَةً, وَارْضَ عَنِّي, فَإِنَّ مَغْفِرَتَكَ لِلظَّالِمِيْنَ, وَأَنَا مِنَ الظَّالِمِيْنَ.

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِيْ مَا لَا يَضُرُّكَ, وَأَعْطِنِيْ مَا لَا يَنْفَعُكَ, فَإِنَّكَ الْوَاسِعَةُ رَحْمَتُهُ, الْبَدِيْعَةُ حِكْمَتُهُ, فَأَعْطِنِي السَّعَةَ وَالدَّعَةَ وَالْأَمْنَ وَالصِّحَّةَ وَالشُّكْرَ وَالْمُعَافَاةَ وَالتَّقْوَى وَأَفْرِغِ الصَّبْرَ وَالصِّدْقَ عَلَيَّ وَعَلَى أَوْلِيَائِكَ, وَأَعْطِنِى الْيُسْرَ, وَلَا تَجْعَلْ مَعَهُ الْعُسْرَ, وَاعْمُمْ بِذَلِكَ أَهْلِي وَوَلَدِي وَإِخْوَانِي فِيْكَ, وَمَنْ وَلَدَنِي مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ, وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ

Yang artinya:

Ya Allah tambahkanlah rahmat ta’dzim kepada Nabi Muhammad dan keluarganya yang merupakan lentera hikmah, yang menguasai banyak kenikmatan dan sumber penjagaan. Jagalah kami dengan perantara mereka dari segala keburukan. Janganlah siksa kami atas kecemburuan ataupun karena kelalaian kami.

Dan janganlah Engkau jadikan akhir amal kami kerugian dan penyesalan. Ridhoilah kami karena ampunan-Mu milik orang-orang yang berbuat zalim sedang kami termasuk dari mereka.

Ya Allah, ampunilah kami atas sesuatu yang tidak akan membahayakan Mu, berilah kami sesuatu yang tidak memberikan kemanfaatan terhadap-Mu. Karena rahmat-Mu sangat luas dan hikmah-Mu sangat indah, maka berilah kami kejembaran, keleluasaan, keamanan, kesehatan, syukur, ampunan dan takwa. 

Berilah kami kesabaran dan kebenaran, juga kepada para kekasih-kekasih-Mu. Berilah kami kemudahan dan jangan Engkau sertakan kesulitan bersamanya. Dan berilah hal tersebut juga pada istri, anak dan saudara-saudaraku, juga pada orang tua-orang tua yang melahirkanku dari kaum muslimin-muslimat serta mu’minin-mu’minat”.

Ketiga, membaca sayyidul istighfar (pemimpin istighfar) yang “warid”, sampai dari Nabi Saw tiga kali pagi dan sore. Berikut lafadz sayyidul istighfar:

اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ, خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ, وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ, أَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ, أَبُوْءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ, وَأَبُوْءُ لَكَ بِذَنْبِيْ فَاغْفِرِ لِي, فَإِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوْبَ إِلَّا أَنْتَ

Yang artinya:

Ya Allah, Engkau Tuhanku tiada Tuhan selain Engkau. Engkau menciptakanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku berada dalam perjanjian dengan-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari segala yang aku perbuat.

Aku mengakui nikmat yang Engkau beri kepadaku dan mengakui dosa yang telah aku perbuat, maka ampunilah aku. Karena tidak ada yang dapat mengampuni dosa kecuali Engkau”.

Keempat, membaca di akhir jum’at bulan Rajab pada saat khatib di atas mimbar lafadz (أَحْمَدُ رَسُوْ لُ اللهِ مُحَمَّد رَسُوْلُ اللهِ)  sebanyak 35 kali. Dengan harapan ia akan memiliki uang sepanjang tahun (rezeki yang melimpah) seperti yang diterangkan Syekh Ali Al-Ujhuri dalam “Khulasah Al-Atsar”.

Demikian diantara keutamaan dan amalan sunnah dikerjakan bulan Rajab. (Baca: Doa Sayyidina Ali Pada Malam Pertama Bulan Rajab)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Related Posts

Load More Posts Loading...No More Posts.