Keagamaan

Manajemen Waktu Ala Kyai Abdul Karim Lirboyo | Bincang Syariah

BincangSyariah.Com – Siapa yang tak kenal dengan nama besar Kyai Abdul Karim Lirboyo? Namanya harum di seluruh penjuru nusantara. Pesantren yang didirikannya, dihuni oleh puluhan ribu santri. Alumninya tersebar di segala wilayah– dalam dan luar negeri–, dan kebanyakan berhasil jadi alim semua. 

Namun, sebelum berhasilnya beliau dalam merintis pesantren, Kyai Abdul Karim, yang akrab disapa Mbah Manab, punya kisa pilu ketika masih nyantri. Dikisahkan bahwasanya Kyai Abdul Karim itu juga bekerja ketika nyantri di Bangkalan, sebab kondisi finansialnya yang tidak stabil, terlebih beliau dalam keadaan yatim.

Kyai Abdul Karim Lirboyo rela menjadi petani, jadi ketika waktu panen, beliau pergi ke Jember dan Banyuwangi untuk menjadi petani. Hasilnya itu akan dibawa ke pondok, guna menjadi makanan kesehariannya.

Meskipun demikian, Kyai Abdul Karim Lirboyo tidak patah semangat, beliau tetap tekun dalam belajar. Bahkan saking tingginya rasa semangat beliau, tidak ada hari tanpa hafalan.

Dikisahkan bahwasanya beliau itu hanya mempunyai 1 setel pakaian ketika nyantri di Bangkalan, maka ketika dicuci, beliau menunggunya seraya berendam di sungai.  Beliau berendam sembari menghafal Alfiyyah Ibnu Malik, kitab nahwu yang populer di kalangan santri. Sungguh manajemen waktu yang sangat baik, tidak ada waktu yang sia-sia.

Dan pada akhirnya, pahitnya keadaan dalam menuntut ilmu membuahkan hasil, beliau menjadi kyai besar. Ada satu tonggak penting yang harus dipedomani jika ingin meniru beliau, dalam suatu kesempatan, Kyai Abdul Karim berkata:

من كان مفتخرا بالمال والنسب وإنما فخرنا بالعلم والأدب

Jika mereka bangga dengan harta dan keturunan, maka kebanggaan kami adalah dengan ilmu dan etika.

Dari kisah beliau, kita bisa mengambil ibrah bahwanya kondisi finansial harus disikali dengan bijak dan waktu itu jangan dibiarkan berlalu tanpa adanya tambahan ilmu.  Keterangan ini disarikan dari karyanya Kyai Musa Musthafa yang berjudul “Ha’ula’ Masyayikhunahalaman 8.

Demikian penjelasan terkait manajemen waktu ala Kyai Abdul Karim Lirboyo. Semoga kiprah dan semangat beliau dalam mengatur dan memanfaatkan waktu bisa tersebar pada kita. (Baca: K.H. Abdul Karim Lirboyo: Ahli Ilmu yang Menyembunyikan Kealimannya)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Related Posts

Load More Posts Loading...No More Posts.