Keagamaan

Amalan Khusus Malam Nisfu Sya'ban | Bincang Syariah

BincangSyariah.Com – Saat ini kita tengah berada di malam nisfu Sya’ban. Nah saat malam ini kita dianjurkan melaksanakan pelbagai amalan. Nah berikut amalan khusus Malam nisfu Sya’ban. 

Malam nisfu Sya’ban yang sering dikenal dengan malam pergantian amal catatan baik dan buruknya manusia, pada malam inilah malaikat Rakib Atid melaporkan catatan amal manusia kepada Allah SWT, sehingga untuk mengakhiri amal buku catatan tersebut ada sekian banyak perbuatan baik yang dilakukan misal puasa nisfu sya’ban, ada yang membaca doa malam nisfu sya’ban, dan ada banyak amalan-amalan yang lainnya.

Amaliah yang mereka lakukan mengacu kepada nabi Muhammad SAW, karena nabi sangat suka sekali berpuasa pada bulan sya’ban apalagi nisfu sya’ban, beliau bersabda 

سُئِلَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَيُّ الصَّوْمِ أَفْضَلُ بَعْدَ رَمَضَانَ؟ فَقَالَ: شَعْبَانُ لِتَعْظِيمِ رَمَضَانَ، قِيلَ: فَأَيُّ الصَّدَقَةِ أَفْضَلُ؟ قَالَ: صَدَقَةٌ فِي رَمَضَانَ.

Artinya: nabi ditanya tentang puasa apa yang lebih utama dari pada puasa ramadhan?, nabi menjawab sya’ban, yang diperuntukkan mengagungkan Ramadhan, lalu nabi ditanya shadaqah apa yang paling utama? Nabi menjawab shadaqah pada bulan Ramadhan, HR. At-Turmudzi.

Hadis tersebut secara jelas sekali memperbincangkan tentang keutamaan puasa bulan sya’ban, disamping bulan sya’ban adalah bulan nabi, bulan sya’ban adalah akhir dari catatan amal perbuatan manusia, yakni tepatnya pada tanggal 15 sya’ban atau nisfu Sya’ban.

Karena bulan sya’ban adalah bulan salah satu bulan yang mulia, adakah amalan khusus atau doa khusus pada malam nishfu sya’ban? Sayyid Muhammad bin Alawi al-Maliki menjawab di dalam kitabnya Madza fii Sya’ban, beliau bilang bahwa tidak ada doa atau shalat tertentu atau khusus pada malam nishfu sya’ban. 

Akan tetapi yang dianjurkan pada malam nishfu sya’ban adalah menghidupkan atau menyambut malam Nisfu Sya’ban dengan doa dan ibadah apapun tanpa kekhususan, intinya ia do’a dan ibadah, yakni berbuat amal shaleh, entah berupa do’a atau shalat atau shadaqah, pada intinya lakukanlah amaliyah yang ia mampu.

Ada contoh ibadah yang dilakukan nabi pada malam nishfu sya’ban, dikitab Madza fii Sya’ban juga. Pada saat itu yakni malam nisfu sya’ban nabi sedang shalat malam beliau memperlama sujudnya dan membaca do’a

أَعُوْذُ بِعَفْوِكَ مِنْ عِقَابِكَ وَأَعُوْذُ بِرِضَاكَ مِنْ سَخَاطِكَ وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْكَ إِلَيْكَ لَا أُحْصِي ثَنَاءً عَلَيْكَ أَنْتَ كَمَا أَثْنَيْتَ عَلَى نَفْسِكَ

 Setelah nabi shalat, nabi bertanya pada sayyidah Aisyah, tahukah kamu sekarang malam apa? Aisyah menjawab Allah dan rasulnya lebih tahu, lalu nabi bilang bahwa sekarang adalah malam nisfu sya’ban, pada malam inilah Allah mengangkat semua ibadah hambanya, mengampuni dosa-dosa yang mohon ampunan, memberi rahmat kepada hambanya yang mohon rahmatnya. 

Jadi pada intinya tidak ada amaliah khusu pada malam nishfu sya’ban, yang terpenting ibadah melakukan perbuatan baik, karena pada malam inilah amal kita akan dilaporkan kepada tuhan. Untuk doa malam nishfu sya’ban yang lumrah bisa dicari di kitab-kitab atau di buku doa-doa. Allahu wa Rasuluhu A’lamu

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Related Posts

Load More Posts Loading...No More Posts.