Keagamaan

Ini 8 Jenis Dosa yang Tak Diampuni di Malam Nisfu Sya’ban | Bincang Syariah

BincangSyariah.Com– Malam Nisfu Sya’ban disebut juga sebagai malam penghapusan dosa atau lailah takfiridz dzunub. Ini karena pada malam Nisfu Sya’ban, Allah berkenan untuk mengampuni dosa-dosa para hambanya. Hanya saja, pengampunan dosa di malam Nisfu Sya’ban tidak berlaku untuk semua jenis. Melainkan terdapat beberapa jenis dosa yang tidak diampuni oleh Allah di malam Nisfu Sya’ban. 

Menurut Syaikh Abdullah bin Muhammad bin Al-Shiddiq Al-Ghummari dalam kitab Husnul Bayan fi Lailatin Nishfi min Sya’ban, terdapat 8 jenis dosa yang tidak diampuni oleh Allah di malam Nisfu Sya’ban.

Pertama, dosa syirik atau menyekutukan Allah. Dosa syirik merupakan dosa paling besar sehingga dosa jenis ini tidak mendapatkan ampunan dari Allah di malam Nisfu Sya’ban.

Kedua, dosa kemunafikan yang menyebabkan perpecahan atau al-tasyahun. Orang yang memiliki sifat munafik dan suka mengadu domba antara orang lain sehingga menyebabkan munculnya permusuhan, maka dia tidak akan mendapatkan ampunan dari Allah di malam Nisfu Sya’ban.

Ini sebagaimana disebutkan dalam hadis riwayat Imam Al-Thabrani dan Ibnu Hibban dari Mu’adz bin Jabal, bahwa Nabi Saw bersabda;

يطلع الله الي جميع خلقه ليلة النصف من الشعبان فيغفر لجميع خلقه الا لمشرك او مشاحن

Allah mendatangi semua mahluknya pada malam Nisfu Sya’ban kemudian mengampuni semua makhluknya (manusia) kecuali orang yang menyekutukan Allah dan orang munafik yang menyebabkan perpecahan.

Ketiga, dosa pembunuhan. Dosa pembunuhan termasuk dosa besar sehingga orang yang membunuh orang lain tanpa hak, maka dia tidak mendapatkan bagian ampunan dari Allah di malam Nisfu Sya’ban. 

Keempat, memutus hubungan silaturrahim dengan orang lain. Memutus hubungan dengan orang termasuk dosa besar sehingga pelakunya tidak mendapatkan bagian ampunan dari Allah di malam Nisfu Sya’ban.

Dalam hadis riwayat Imam Al-Bukhari dan Imam Muslim, dari Jubair bin Muth’im, Nabi Saw bersabda;

لا يدخل الجنة قاطع

Tidak akan pernah masuk surga orang yang memutus (hubungan silaturrahim). 

Kelima, isbal karena sombong. Isbal karena sombong termasuk dosa besar dan pelakunya tidak dipandang oleh Allah di hari kiamat. Karena itu, jika orang yang melakukan isbal, yaitu menjulurkan pakaiannya hingga mata kaki karena sombong, maka dia tidak mendapatkan bagian ampunan dari Allah di malam Nisfu Sya’ban.

Keenam, durhaka kepada kedua orangtua. Pelaku durhaka kepada kedua orangtua tidak mendapatkan ampunan dari Allah di malam Nisfu Sya’ban karena durhaka kepada kedua orangtua termasuk dosa besar dan pelakunya dijauhkan dari surga.

Ketujuh, minum khamar. Peminum khamar tidak mendapatkan ampunan dari Allah di malam Nisfu Sya’ban karena minum khamar termasuk dosa besar.

Kedelapan, dosa zina. Dosa zina merupakan dosa besar sehingga pelakunya tidak mendapatkan bagian ampunan dari Allah di malam Nisfu Sya’ban.  (Baca juga: Ini Dalil Kesunahan Puasa Nisfu Sya’ban)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Related Posts

Load More Posts Loading...No More Posts.