Berita

Mau Mudik Idulfitri 2022? Suntik Vaksin Booster 14 Hari Sebelumnya – kbr.id

Menhub Instruksikan Jajarannya Lakukan Ramp Check Angkutan Lebaran.

Ilustrasi: Kendaraan pemudik memadati jalur menuju Gerbang Tol Cikopo-Palimanan, (21/6/2017). (Antara/Dedhez)

KBR, Jakarta-  Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro mengatakan, bagi masyarakat yang ingin mudik lebaran tanpa harus melakukan tes Covid-19, setidaknya harus mendapatkan vaksinasi booster minimal 14 hari sebelum perjalanan. 

Kata dia, booster diperlukan karena masing-masing tubuh memiliki kemampuan respons yang berbeda-beda dalam membentuk kekebalan dari infeksi virus corona.

“Hal ini dikarenakan butuh waktu bagi vaksin untuk membentuk imunitas yang optimal. Memang hingga saat ini belum ada rekomendasi vaksin booster bagi anak usia 6 hingga 18 tahun. Hal ini menyebabkan anak-anak tersebut masih harus melakukan tes sesuai persyaratan yang berlaku,” kata Reisa dalam keterangan pers, Rabu (6/3/2022).

Baca juga:

Sebelumnya, Juru Bicara Satgas Covid-19 Wiku Adisasmito mengatakan, vaksinasi booster merupakan salah satu cara untuk memberikan proteksi maksimal kepada warga dari bahaya penularan virus corona. Kata Wiku, para ahli imunologi sepakat bahwa proses pembentukan antibodi pada tubuh manusia rata-rata memakan waktu 1-2 pekan setelah penyuntikan vaksin.

Wiku juga mengingatkan bahwa masyarakat harus ikut bertanggung jawab dalam mencegah lonjakan kasus virus corona setelah Idulfitri. Masyarakat yang melakukan perjalanan mudik Idulfitri 2022 harus mematuhi protokol kesehatan Covid-19 dengan disiplin dan ketat.  

Editor: Rony Sitanggang

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Related Posts

Load More Posts Loading...No More Posts.