Berita

Mudik Idulfitri 2022, Kepolisian Siapkan Rekayasa Lalu Lintas – kbr.id

Penyekatan larangan mudik  di perbatasan Yogyakarta-Jateng, di Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (28/4/2

Ilustrasi: Penyekatan larangan mudik di perbatasan Yogyakarta-Jateng, di Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (28/4/2020). (Antara/Hendra Nurdiyansyah)

KBR, Jakarta-  Korlantas Polri memastikan tidak akan melakukan penyekatan pada kegiatan mudik lebaran tahun ini.  Kepala Korlantas Polri Firman Santyabudi menyebut penyekatan hanya akan menghambat perjalanan masyarakat yang melakukan mudik.

“Karena perintah  sudah jelas tidak penyekatan oleh kami. Kami justru membantu apabila masyarakat membutuhkan vaksin. Jadi kami menyiapkan pos-pos pelayanan. Jadi kami tidak ada perintah langsung untuk penyekatan apa lagi menghambat masyarakat di jalan. Namun kalaupun nanti ada indikasi mungkin sifatnya pelaksanaan hanya uji petik. Karena kami yakin dengan volume yang sedemikian besar kami tidak akan mengambil risiko terlalu banyak untuk menghambat arus masyarakat yang akan pulang,” ucap Firman dalam   rapat kerja terkait persiapan mudik di Komisi V DPR RI, Rabu (6/4/2022).

Kakorlantas Polri Firman Shantyabudi mengatakan  segera berkoordinasi dengan PT. Pertamina untuk mengantisipasi ketersediaan BBM di SPBU dan titik peristirahatan

“Artinya kesiapan rest area A yang ada pom bensinnya dan B. Yang tidak ada usulan kami adalah disiapkan. Termasuk kami menyiapkan jajaran PJR-PJR kami mungkin dengan hanya sekadar jerigen-jerigen di mobil patroli. Ini termasuk motor barangkali yang bisa berjalan di tol untuk membantu. Tapi sekali lagi ketersediaan bensin yang kita lihat selama ini moga-moga tidak menjadi kendala pada saat nanti pelaksanaan mudik lebaran,” ujar Firman.

Baca juga:

Selain itu, kata Firman, selama mudik hingga arus balik Polri akan menerapkan rekayasa lalulintas sebagai antisipasi kemacetan.

“Ini kami juga akan laksanakan secara cermat. Kalau kemarin selama ini penggunaan traffic cone terlalu dekat itu biasanya sudah maju mendekat titik macet di km 48 itu baru ke kanan. Ini yang bikin macet. Besok kami akan dibuat selandai mungkin dari tiga lajur menjadi dua ke satu sehingga masuk ketemu yang dari atas itu dia smooth,” ujar Firman.

Kakorlantas mengatakan, dibutuhkan tambang yang cukup panjang dan kerucut lalu lintas untuk rekayasa lalin. Kata dia, koordinasi sudah dilakukan dengan  Jasa Marga untuk menyiapkan 3500 kerucut lalin di titik-titik arus pertemuan. 

Editor: Rony Sitanggang

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Related Posts

Load More Posts Loading...No More Posts.