Berita

Operasi Ketupat 28 April-9 Mei, Polri Jelaskan Persiapan – kbr.id

Operasi Ketupat 28 April-9 Mei, Polri Jelaskan Persiapan

Ilustrasi: kendaraan pemudik memadati jalur menuju Gerbang Tol Cikopo-Palimanan, (21/6/2017). (Antara-Dedhez)

KBR, Jakarta- Polri akan melaksanakan Operasi Ketupat jelang Idulfitri 2022. Wakapolri Gatot Eddy Pramono mengatakan ada 144.392 personel kepolisian dikerahkan untuk mengamankan mudik Lebaran, serta arus balik.

Mereka akan ditempatkan di sejumlah titik objek vital, seperti pos pengamanan, pos pelayanan dan pos terpadu, di gerai vaksin, area wisata, area istirahat, hingga pelabuhan.

“Dari tanggal 28 April sampai dengan tanggal 9 Mei 2022. Tujuh hari sebelumnya, kita melaksanakan operasi cipta kondisi terhadap gangguan-gangguan keamanan yang mungkin muncul,” kata Gatot dalam jumpa pers di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (14/4/2022).

Kata dia, pada tahun ini, jumlah pemudik diperkirakan mencapai 85 juta orang, 14 juta di antaranya berasal dari Jabodetabek.

“Kemudian kita juga melakukan percepatan vaksinasi dan kegiatan-kegiatan lainnya. Kemudian tujuh hari setelah operasi kita melaksanakan supaya arus balik mudik itu bisa lancar tidak terjadi kemacetan,” kata Gatot.

Baca juga:

Wakapolri Gatot Eddy Pramono mengaku telah mengidentifikasi sejumlah potensi kerawanan yang muncul jelang Idulfitri, di antaranya gangguan keamanan, kemacetan hingga kecelakaan.

Khusus untuk mengantisipasi kemacetan, polisi akan diberlakukan rekayasa pengaturan lalu lintas. Semisal membuat contra flow, one way, ganjil genap yang disesuaikan dengan situasi di lapangan.

Polisi juga akan membuka jalur-jalur alternatif jika ada kemacetan di jalur utama. Serta pemberlakuan buka-tutup di area istirahat.

Selain itu, Polri bersama Kementerian Kesehatan dan Satgas Penanganan COVID-19 juga akan menggencarkan vaksinasi penguat dosis ketiga.

“Kegiatan lain kita, khususnya dalam percepatan vaksinasi, Jabodetabek ini kita berharap, satu minggu sebelum Lebaran, boosternya mencapai 50 persen. Kemudian daerah tujuan yang banyak, khususnya daerah Lampung, Jawa Tengah, Jawa Barat, Jawa Timur dan DIY ini boosternya mencapai 30 persen,” sambung Gatot.

Editor: Sindu

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Related Posts

Load More Posts Loading...No More Posts.