Keagamaan

Ulama Banjar (186): Prof. Dr. H. Syaifuddin Sabda, M.Ag – Alif.ID

Prof. Dr. H. Syaifuddin Sabda, M.Ag. yang sekarang menjabat sebagai Direktur Pascasarjana UIN Antasari ini lahir pada tanggal 21 Juni 1958 M. di Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan. Pendidikannya dimulai sejak tahun 1964 dari tingkat Sekolah Dasar di pagi hari dan Madrasah Diniyah di sore hari.

Pendidikan tingkat menengah Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) 4 Tahun Muraika Barabai yang kemudian dilanjutkan ke PGAN 6 Tahun pada lembaga yang sama. Pendidikan PGAN ini ditamatkan pada akhir tahun 1976. Pendidikan pada perguruan tinggi dimlai pada tahun 1977 pada Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari Cabang Barabai Jurusan Pendidikan Islam. Gelar Sarjana Muda (BA) diraih pada tahun 1980. Program doktoral (program sarjana lengkap) ditempuh pada Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari Banjarmasin sejak tahun 1981 dan gelar sarjana Lengkap (Drs) diraihnya pada akhir tahun 1984.

Program Pasca Sarjana (S2) diambil pada tahun 1994 pada Program Pascasarjana (S2) IAIN Alauddin Ujung Pandang dan gelar Magister diraih pada tahun 1996. Setelah itu kembali mengabdi sebagai tenaga pengajar pada almamaternya. Pada tahun 1999 mengikuti program Doktor (S3) pada IKIP Bandung program pengembangan Kurikulum dan gelar Doktor baru dapat diraih pada tahun 2008.

Jabatan yang pernah dipegang antara laian: Wakil Ketua I STAIS Al-Jami Banjarmasin, Ketua PUSJIBANG PI Fakultas Tarbiyah tahun 1997-2000, Kepala Pusat Penelitian IAIN Antasari tahun 2002-2004 dan selanjutnya pada tahun 2004 dipercaya sebagai Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Antasari.

Selain itu juga aktif mengajar dan melakukan penelitian dan penulisan karya ilmiah. Di antara penelitian dan karya ilmiah yang telah dihasilkan adalah sebagai berikut:

1. Konsep Pendidikan Kesenian Menurut Islam (Risalah);

2. Studi Komparatif Pembinaan Profesi Keguruan antara Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) dengan Sekolah Pendidikan Guru Negeri (SPGN) Barabai (Skripsi);

3. Studi Analitis Pemikiran Kurikulum menurut al-Ghazali (Thesis);

4. Tipologi Kurikulum Pondok Persantren di Kalimantan Selatan (Buku);

5. Model Kurikulum Terpadu Iptek dan Imtaq (Teori, Pengembangan, dan Implementasi) (Buku);

6. Konsep Kurikulum Pendidikan Islam (Refleksi Pemikiran al-Ghazali) (Buku);

7. Relevansi Kurikulum Fakultas Tarbiyah dengan Tuntutan Profesi Keguruan (Studi atas Alumni Fakultas Tarbiyah IAIN AntasariBanjaramsin) (Penelitian);

8. Studi Kelayakan Pembangunan Pesantren Modern di Kalimantan Selatan (Penelitian);

9. Model Kurikulum yang Memadukan Sainstek dengan Imtaq (Model Pengembangan Kurikulum Mata Pelajaran Umum pada Madrasah Aliyah) (Disertasi);

10. dan Sejumlah makalah dalam berbagai masalah.

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Related Posts

Load More Posts Loading...No More Posts.