Berita

Mudik Lebaran, 82 Persen Jalur Arteri di Jawa Barat Layak Digunakan – kbr.id

mudik lebaran

Pemudik dengan sepeda motor melintas jalur Pantura, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (27/4/2022). (Foto: ANTARA/Risyal Hidayat)

KBR, Bandung – Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat mengklaim sebanyak 34 jalur arteri atau jalan perkotaan kapasitas tinggi siap digunakan pemudik pada masa libur Lebaran 2022.

Menurut Kepala Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang Provinsi Jawa Barat Bambang Tirtoyuliono, jika mengacu kepada perkiraan kebutuhan jalur mudik, kapasitas saat ini akan dibagi tiga jalur.

“Paling tidak kita bisa membagi tiga yang pertama jalur utama. Jalur utama nya itu ada Pantura, Pansela dan ada jalur tengah yang ini berpotensi untuk jalan arteri non tol akan digunakan untuk mudik dan balik Lebaran begitu,” ujar Bambang, Bandung, Selasa, 26 April 2022.

Bambang menjelaskan dari tiga ruas jalan arteri tersebut 34 merupakan kewenangan Pemerintah Jawa Barat.

Bambang mengatakan kondisi seluruh jalan arteri tersebut diatas 82 persen layak digunakan.

“Artinya hampir sebagian besar kondisinya layak untuk digunakan. Selain itu juga kami menyiapkan ada beberapa ruas jalan yang berpotensi dilalui untuk berwisata,” kata Bambang.

Baca juga:


14 ruas jalan tidak macet

Terdapat 14 ruas jalan yang berpotensi dilalui oleh pemudik pada masa libur Lebaran 2022.

Ruas jalan itu diantaranya berada di lokasi Kawasan Bandung Utara, Lembang, Jabar Selatan, dan Puncak Bogor.

“Dipastikan oleh kami layak digunakan dan tidak menimbulkan kemacetan akibat kerusakan jalan. Tidak juga berpotensi mencelakakan,” ungkap Bambang.

Bambang menerangkan perbaikan jalan arteri tersebut terus dipacu hingga H-10 lalu oleh petugasnya.

Tiga jenis kerusakan jalan yang diperbaiki oleh otoritasnya antara lain jalan berlubang, retak-retak dan bergelombang.

“Dari 34 jalan arteri kewenangan provinsi sudah tidak ada namanya berlubang, retakannya sudah tidak ada. Itu yang dinamakan layak atau mantap digunakan,” sebut Bambang.

Sedangkan untuk jalur selatan di Jawa Barat kondisinya sekarang dikatakan Bambang sangat memadai untuk dilalui pemudik.

Dimensi jalan 14-21 meter dianggap Bambang dapat mengurangi kemacetan di jalur mudik Lebaran 2022.

“Kita juga punya program meningkatkan konektivitas antara jalur tengah ke arah selatan Jawa Barat. Satu tahun terakhir, kita tengah mencoba meningkatkan dimensi jalan yang berada di Garut dan Sukabumi,” tukas Bambang.

Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang menyebutkan total panjang jalan yang ada di Provinsi Jawa Barat adalah 33 ribu kilometer. Sepanjang 2.400 kilometer merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Baca juga:


Editor: Agus Luqman

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Related Posts

Load More Posts Loading...No More Posts.