Keagamaan

Rekreasi Mendatangkan Keringanan dalam Agama | Bincang Syariah

BincangSyariah.Com– Berikut ini penjelasan terkait rekreasi mendatangkan keringanan dalam agama. Pasalnya, di momentum saat ini, banyak kaum muslimin yang melakukan liburan bersama keluarga, dengan jarak tempuh yang jauh.    

Hari-hari besar atau momen istimewa seringkali membuat hati ingin mengabadikannya, dan tidak sedikit pengabadian ini membawa momen tersebut berada pada waku dan tempat yang dianggap layak dan tepat. 

Seperti halnya hari raya Islam, hari raya ini tidak sediki yang dijadikan kesempatan oleh kaum muslimin untuk menyambung tali persaudaraan dan bahkan sebagai kesempatan berekreasi di tempat dan waktu yang dianggap tepat dan istimewa sehingga bisa diabadikan sebagai kenangan indah pada hari mendatang.

Hari besar Islam banyak yang digunakan untuk kesempatan berekreasi ke tempat-tempat tertentu. Rekreasi ini memberi kebahagiaan hati dan seringkali menyisakan keberatan pada seorang muslim sebab dia harus tetap menjaga dan menjalankan kewajibannya sebagai muslim seperti halnya shalat lima waktu.

Shalat merupakan sebuah kewajiban utama yang tidak bisa ditinggalkan oleh seorang muslim selama masih berakal. Sebagaimana disampaikan oleh imam al-Syairozi dalam karyanya al-Tanbih fi al-Fiqhi al-Syafi’i:

وَلَا تُتْرَكُ الصَّلَاةُ مَا دَامَ عَقْلُهُ ثَابِتًا

“Shalat tidak boleh ditinggalkan selama akalnya masih tetap (berakal)”.

Tuntutan shalat yang harus selalu dilaksanakannya saat berekreasi dirasa berat. Pada keadaan berat tersebut, agama memberikan Rukhshoh shalat atau kata lain dari keringanan (alternatif) tatacara yang lebih mudah dalam melaksanakan shalat dari pada dalam keadaan normal biasa sehingga kewajiban ini tidak ditinggalkannya, alternatif tersebut ialah melaksanakan shalat dengan cara digabung “Jama’“, mengurangi atau menyingkat jumlah raka’atnya “Qosr”.

الْمَشَقَّةُ تَجْلِبُ التَّيْسِيْرَ

“keberatan atau kesulitan mendatangkan kemudahan”.

Muhammad bin Idris al-Syafi’i dalam karyanya al-‘Um juz satu halaman dua ratus dua puluh enam memberikan wawasan tentang keringanan, kemudahan atau yang sering disebut dengan Rukhshoh dalam melaksanakan shalah tersebut.

وَالرُّخْصَةُ عِنْدَنَا لَا تَكُونُ إلَّا لِمُطِيعٍ فَأَمَّا الْعَاصِي فَلَا

“Menurut kami bahwa keringanan agama tidak diberikan kecuali kepada seorang yang ta’at agama, maka seorang yang bermaksiat tidak mendapatkanya”.

Dan Muhammad bin Muhammad al-Husaini al-Murtadla al-Zabidi menegaskan dalam karyanya Ittihaf al-Sadah al-Muttaqin Syarh (pengurai)  Ihya ‘Ulumuddin juz tujuh halaman lima ratus lima belas:

 (والغرض هو المحرك) له على سفره ( فان كان تحصيل ذلك الغرض حراما ولولا ذلك الغرض لا ينبعث لسفره فسفره معصية ولا يجوز فيه الترخص ) فلا يقصر ولا يفطر ولا ينتفل على الراحلة ولا يجمع بين الصلاتين

“Tujuan adalah penggerak baginya untuk bepergian, bila tujuan tersebut merupakan hal yang diharamkan dan andaikan tidak ada tujuan tersebut maka tidak akan bepergian, maka bepergiannya adalah maksiat dan tidak boleh mengambil rukhshoh. Sehingga tidak boleh mengqashar, ifthor, dan menjama’ dua shalat”.

Berekreasi merupakan tujuan yang dianggap baik dalam agama. Ibnu Hajar al-Haitami dalam karyanya al-Fatawa al-Fiqhiyyah al-Kubra juz satu halaman dua ratus tiga puluh dua menyatakan:

بِأَنَّ التَّنَزُّهَ غَرَضٌ صَحِيْحٌ يُقْصَدُ فِي الْعَادَةِ لِلتَّدَاوِيْ وَنَحْوِهِ كَإِزَالَةِ الْعُفُوْنَاتِ النَّفْسِيَّةِ وَاعْتِدَالِ الْمِزَاجِ وَغَيْرِ ذَلِكَ الى ان قال فَمِنْ ثَمَّ جَازَ ِلِلأَوَّلِ الْقَصْرُ لِصِحَّةِ غَرَضِهِ 

“Berekreasi adalah tujuan yang baik positif, secara kebiasaan tujuan rekreasi tersebut adalah untuk mengobati dan sebagainya seperti menghilangkan kejelekan jiwa, mengstabilkan keadaan mental dan lain sebagainya. Oleh karenanya diperbolehan mengqashar sebab tujuannya yang baik”.

Damikian dapat dipahami bahwa bepergian dengan tujuan berekreasi merupakan jenis safar (bepergian) yang bertujuan positif dan memperbolehkan mengambil kemurahan dalam agama seperti meng-Qashar dan men-Jama’ shalat. (Baca juga: Traveling dalam Islam Sebagai Refleksi Iman)

Leave A Reply

Your email address will not be published.

Related Posts

Load More Posts Loading...No More Posts.